Pada hari Sabtu, 17 Juni 2017, agenda PKMUNJ 2 jilid 1. Peserta mulai kumpul di Gedung Ki Hajar Dewantara Lt. 8, Kampus A
Universitas Negeri Jakarta
pada pukul 09.00 WIB. Agenda pertama yaitu pemaparan materi
anjangsana ke kementerian dan BEM universitas lain oleh kelompok 5. Lalu,
dilanjutkan dengan
materi tentang Manajemen
Isu yang
di moderator oleh
Ilham Mubarok. Materi tersebut disampaikan oleh Dr. H. Arya Sandiyudha, S.Sos, M.Sc yang merupakan lulusan S-3 Doktoral
di Fatih University, Istanbul, Turki. Isi dari materi tersebut
adalah:
Manajemen
isu (issues management) merupakan upaya organisasi atau perusahaan untuk
melihat kecenderungan isu atau opini publik itu tidak berkembang secara negatif
sehingga merugikan perusahaan atau agar isu itu tidak berkembang menjadi
konflik yang tidak diinginkan. Upaya organisasi atau perusahaan untuk melihat
kecenderungan isu atau opini publik yang yang muncul dilakukan melalui riset
atau penelitian. Dengan demikian, mmanajemen isu adalah segala sesuatu yang
berkenan dengan riset kehumasan.
Orang
organisasi memiliki style masing-masing, diantaranya:
1. Tipe
orang pekerja (working)
2. Tipe
Pemikir (Thingking)
3. Tipe
Lobby
4. Tipe
Desainer
5. Tipe
Celebrity
6. Tipe
Leader
Hal yang
terpenting dipahami Manajemen Isu tidak terlepas dari Media. Kita harus dapat
menyikapi media tersebut dengan cara “kita menggunakan media bukan kita yang
digunakan media”.
Kreasibilitas
mempengaruhi massa dengan mengoptomalkan media. Ada beberapa yang perlu
diperhatikan untuk bekejasama dengan media, sbb:
1. Harus
terbaru dan besifat penting
2.
Mengirim Press Realease ke media
3.
Setting agenda ke media
4.
Membuat Laporan Rekam Jejak
Selain
itu ada beberapa hal yang harus di perhatikan saat Wawancara:
-
Mencari Jubir yang tahu segala informasi dan memiliki isi di kepalanya
-
Mengkonfirmasi Informasi dengan Narasumber yang memiliki Kapasitas
-
Justifikasi terhadap opini yang dibawa untuk menghindari wawancaranya live
terkadang media suka mengubah seenaknya
- Hendak
mengadu pendapat, Perhatikan posisi orang yang mengadu bagaimana orangnya.
Bekal-bekal
yang perlu di perhatikan:
1.
Membaca (Update secara terus menerus)
Memahami
apa maunya media, biasakan membaca karna dari kita membaca kita dapat memahami
kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.
2.
Scanning
Kita
harus dapat ukur informasinya
3.
Tegaskan
Biasakan
dalam wawancara ada pola tulisan/penyampaian. Apapun pertanyaannya kita harus
siap menjawabnya. Kita harus punya limit batasan kalo kita tidak menjawab jadi
nilai minus untuk kita sendiri.
8 tema
penting lainnya:
1.
Pentingnya media massa
2. Debat
dan diskusi
3.
Perdebatan mengenai UU
4.
Mengembangkan kebijakan baru
5.
Analisis dan Investigasi
6.
Paparkan Petisi
7.
Pengelolaan Dapil
8. How
to deal with People
Setelah materi usai, diadakan sesi diskusi dan post-test kemudian dilanjutkan dengan
istirahat dan shalat dzuhur. Setelah sholat Zuhur, peserta kemudian dibagi
menjadi 4 kelompok untuk mendiskusikan
Isu yang kemudian dikemangkan dalam bentuk sosio – drama. Isu yang di diskusikan ada empat isu yaitu: Hak Angket DPR, Kenaikan TDL, Supremasi Hukum Kekerasan Seksual,
dan Reklamasi Teluk Jakarta.. Usai drama, acara ditutup dengan doa.
Hari Minggu, 18 Juni 2017 dimulai PKMUNJ 2 Jilid 2 yang bertempat di Aula Daksinapati Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Peserta mulai kumpul pukul 10.00 WIB. Masing-masing kelompok mendiskusikan hasil kunjungan mereka ke kementerian, isu yang terkait dengan kementerian tersebut,dan BEM Universitas lain. Peserta juga dibagi menjadi empat kelompok untuk mendiskusikan hal-hal mengenai tata kelola dan isu dalam kampus serta solusi konkrit untuk mengatasi hal tersebut.
PKMUNJ2017_KELOMPOK 4_MAISYA ZAHRAFAYA_S1 AKUNTANSI 2015



Tidak ada komentar:
Posting Komentar